2.380 Personel Kepolisian Diturunkan dalam Operasi Patuh Jaya 2019

Polisi menilang pelanggar lalin.
Polisi menilang pelanggar lalin.

Jakarta – Dalam Operasi Patuh Jaya 20109, Polda Metro Jaya menurunkan 2.380 personel kepolisian dari berbagai unsur.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir, mengatakan jumlah tersebut akan disebar di berbagai titik selama berlangsungnya operasi Patuh Jaya 2019 dari tanggal 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019.

“Kekuatan personel dalam Operasi Patuh Jaya 2019 adalah 2.380 orang dari berbagai unsur kepolisian,” kata AKBP Nasir, Sabtu.

Petugas kepolisian juga akan didukung oleh Polisi Militer, Dinas Perhubungan dan Satpol PP selama berlangsungnya Operasi Patuh Jaya 2019.

Ia menjelaskan, Operasi Patuh Jaya 2019 akan menitikberatkan penindakan terhadap tiga jenis pelanggaran lalu lintas.

“Petugas akan prioritas pada pelanggar yang melawan arus, berkendara di bawah umur dan kendaraan bermotor yang memasang rotator dan atau sirine,” tambahnya.

Nasir juga merinci ada sejumlah pelanggaran yang kerap terjadi, antara lain berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat mengemudi, mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan dan melebihi batas kecepatan.

Lalu pemotor yang tidak menggunakan helm SNI, tidak memiliki sim, sepeda motor berboncengan tiga orang, kendaraan bermotor roda atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan.

Kemudian kendaraan roda dua dan empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan standar dan kendaraan bermotor roda dua atau empat yang tidak dilengkapi dengan STNK.

Ada pun tujuan utama dalam operasi tersebut yang pertama adalah terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan serta meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Loading...

Tinggalkan Balasan