Algojo Pembunuhan Ayah dan Anak Dibawa ke Mapolda Metro

Mobil terbakar
Mobil terbakar

Jakarta -Dua algojo pembunuh Edi Chandra alias Pupung Sadili (54) dan M Adi Perdana alias Dana (23) dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, dua tersangka tersebut berinisial S dan A.

Bacaan Lainnya

“Kedua tersangka S dan A yang ditangkap di Lampung kami bawa ke Polda Metro Jaya untuk diinterogasi intensif oleh penyidik terkait kronologi,” kata Argo di Jakarta, Selasa.

Argo menjelaskan pihaknya masih mendalami peran masing-masing tersangka. Untuk saat ini, sedang dilakukan pendalaman.

Korban Dibunuh Kemudian Dibakar

Diberitakan sebelumnya, Polres Sukabumi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan dua pria yang jasadnya ditemukan dalam kondisi hangus di dalam minibus Toyota Cayla nopol B 2983 SZH yang sedang terbakar di Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Tersangka utama dalam kasus pembunuhan dua pria yang jasadnya hangus di dalam minibus terbakar di Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu tersebut adalah istri dan ibu tiri dari korban berinisial AK (35).

Motif pembunuhan yang dilakukan tersangka adalah masalah rumah tangga dan utang piutang. Sehingga AK merencanakan membunuh suaminya yakni Edi Chandra Purnama als Pupung Sadili (54) dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana (23).

Dalam melakukan pembunuhan ini AK menyuruh orang lain untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebakbulus I Kavling 129 B blok U15 RT 03, RW 05, Lebakbulus, Jakarta Selatan.

Setelah diculik, kedua korban kemudian dilumpuhkan dengan cara dibunuh dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla dan diserahkan kepada istri korban dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh anaknya KV untuk membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan di dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian membakarnya.

Loading...

Tinggalkan Balasan