Bamsoet Pastikan Amandemen Terbatas UUD Tidak Mengubah Sistem Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

Bamsoet Pastikan Amandemen Terbatas UUD Tidak Mengubah Sistem Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
Gedung MPR, DPR, Jakarta

Jakarta –  Terkait amandemen terbatas UUD RI tahun 1945, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bambsoet) memastikan tidak akan mengubah sistem pemilihan presiden dan wakil presiden.

“Jadi, saya tahu persis arah dari pertanyaan tadi intinya kalau Anda apakah amendemen ini mengubah sistem pemilihan presiden, tidak,” kata Bamsoet di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jakarta, Kamis.

Baca Juga: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Ajak Masyarakat Sukseskan Pelantikan Presiden

Bamsoet menjelaskan yang dimaksud perubahan terbatas adalah menyangkut masalah ekonomi dan pembangunan Indonesia dalam kurun waktu 50 sampai dengan 100 tahun yang akan datang.

Menurut dia, amandemen terbatas tersebut maksudnya adalah lebih kepada agar ke depannya tercipta cetak biru (blue print) Indonesia 50—100 tahun ke depan yang mengacu pada satu buku induk.

Baca Juga: Pimpinan MPR Sepakat Bagi-bagi Tugas

Bamsoet mengatakan bahwa Indonesia telah memilih demokrasi dengan sistem pemilihan langsung. Namun, seharusnya visi dan misi pemimpin dari daerah hingga pusat harus mengacu pada peta jalan Indonesia yang sudah digariskan ke depan.

“Manakala ada pergantian kepala negara dan kepala daerah, cetak biru sama sehingga tidak memulai lagi dari bawah. Dengan demikian, diharapkan pembangunan ekonomi kita bisa cepat,” ujarnya.

Menurut dia, MPR RI akan memberikan ruang secara luas untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait dengan pembahasan amendemen terbatas UUD NRI Tahun 1945.

Loading...

Tinggalkan Balasan