Barbuk Ganja 30 Gram, Praktisi Hukum: Rehab ANJ Tak Sesuai SEMA 04/2010

Johnny Tumanggor, SH saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2021)

Jakarta – Terkait Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP ) DKI Jakarta yang mengabulkan permohonan Rehabilitasi musisi EAP als ANJ terkait Penyalahgunaan narkoba, praktisi hukum Johnny T, SH menyesalkan hal tersebut.

Menurut Johnny T, SH rehabilitasi yang dijalani EAP als ANJ tidak sesua dengan Surat Edara Mahkamah Agung (SEMA) No.4 tahun 2010.

“Dalam SEMA No.4 Tahun 2020 disebutkan kriteria penyalahguna narkotika yang bisa menjalani rehabilitasi dengan barang bukti 5 gram ganja,” ujar Johnny.

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengungkapkan jika dalam kasus EAP als ANJ ditemukan barang bukti ganja di dua tempat dengan berat barang bukti sekitar 30 gram.

Ady Wibowo menjelaskan, hasil penggeledahan di dua lokasi berbeda yaitu di Cibubur Jakarta Timur dan di Bandung, Jawa Barat total ganja yang ditemukan dengan berat brutto sekitar 30 gram.

Musisi Anji (baju hijau) saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (16/6/2021). (foto: humas)

“Barang bukti tersebut ditemukan di dua tempat, yakni studio musik Anji di Cibubur, Jakarta Timur, dan Bandung, Jawa Barat,” ujar Kombes pol Ady Wibowo didampingi Kasat Narkoba Akbp Ronaldo Maradona Siregar dan Kanit 1 Narkoba Akp Harry Gasgari, Rabu (16/6/2021).

Saat ini penyidik dari satuan narkoba Polres Metro Jakarta barat membawa musisi EAP als ANJ ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Jumat (26/6/2021).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Ronaldo Maradona Siregar mengatakan AKBP Ronaldo Maradona Siregar didampingi kanit 1 Narkoba Akp Harry Gasgari mengatakan, bahwa anji akan menjalani proses rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan.

“Jadi langkah yang hari ini kami lakukan adalah melanjutkan proses sesuai rekomendasi yang diberikan dari BNNP DKI Jakarta yaitu membawa EAP als ANJ ke RSKO untuk diberikan rehabilitasi medis disana berupa rawat inap selama tiga bulan,” katanya di Mapolrestro Jakbar, Jumat (25/6/2021).

EAP als ANJ ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Ia ditangkap di kawasan Cibubur pada Jumat, 11 Juni 2021. EAP als ANJ diketahui sendiri di dalam ruangan studio pribadinya. Saat studionya digeledah, penyidik menemukan barang bukti berupa ganja yang diselip di dalam speaker. Selain di Cibubur, penyidik juga menemukan barang bukti narkotika lain di Bandung.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, serbuk ganja siap konsumsi, biji dan batang ganja serta buku yang berjudul ‘Hikayat Pohon Ganja’.

Menurut keterangan polisi, mantan jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol itu dijerat dengan pasal 111 subsider pasal 127 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun.(tim)

Loading...

Tinggalkan Balasan