Kapolsek Johar Baru Hadiri Konferensi Pemilihan Pimpinan MWC-NU

Istimewa

JAKARTA – Kapolsek Johar Baru Jakarta Pusat Kompol Supriyadi bersama Tiga Pilar menghadiri undangan pada Konferensi Pemilihan Pimpinan Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Johar Baru, periode Tahun 2020 – 2025,” Jumat (29/01/2021)

Peserta Konferensi diikuti orang, terdiri dari pengurus tingkat Wakil Cabang dan Ranting NU se-Kecamatan Johar Baru dan perwakilan organisasi sayap serta NU Cabang Jakarta Pusat. Sebagai Ketua Panitia Ust. Syamsul Ma’arif.

Bacaan Lainnya

Ketua MWC-NU Johar Baru, H Sudarsono dalam sambutannya mengatakan, kedepan, untuk kegiatan-kegiatan MWC NU Johar Baru, insya Allah akan selalu koordinasi dengan stake holder.

‘Diharapkan kami mendapat bimbingan dan dapat bersinergi Kecamatan serta pemangku kebijakan di kecamatan Johar Baru ini,” ujarnya.

Sementara, Camat Johar Baru, Nurhelmi Savitri, Camat Johar Baru mengucapkan terimakasih kepada Tiga Pilar Johar Baru yang selalu kompak dan mendampingi saya dalam kegiatan formal maupun non formal, Bapak Kapolsek dan Bapak Danramil.

“Protokol kesehatan saat ini masih dilaksanakan dan mulai besok sudah dimulai PSBB yang diperketat. Untuk itu kegiatan di dalam ruang ber-AC tidak boleh lebih dari 2 jam. Kepada ketua panitia, agar bisa menyesuaikan ini, sebab kalau saya lihat jadwal acara ini cukup padat,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Johar Baru Kompol Supriadi mengungkapkan, baru saat ini ia mendapat undangan dari NU, padahal seringkali bertemu dengan tokoh-tokoh NU dalam kegiatan-kegiatan di Masjid. Sebab dirinya mengawali kegiata bermula dari Masjid ke Masjid.

Karena seperti kita tahu, Johar Baru ini rawan dengan tawuran. Untuk itu dengan kerjasama dengan tokoh-tokoh agama diharapkan berbagai masalah di Johar Baru ini dapat teratasi, bukan saja tawuran tapi juga masalah narkoba, ada juga prostotusi.

“Diharapkan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya berkumpul harus kita batasi. Bahkan kegiatan-kegiatan di Masjid perlu dibatasi. Ini dengan maksud, dalam situasi pandemi ini, kita semua agar tetap sehat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Irfan Mufidz, selaku NU Cabang Jakarta Pusat menyatakan terimakasih atas kehadiran Ibu Camat, Kapolsek dan Danramil Johar Baru dalam acara konferensi ini.

Sebenarnya merasa was-was atas penyelenggaranya acara ini, dalam situasi pandemi, sebab hari ini adl hari terakhir dimana mulai besok akan diberlakukan PSBB yg diperketat.

“Insya Allah warga Nahdliyin di Kecamatan Johar Baru selalu mendukung kebijakan-kebijakan para pihak di Johar Batu, dan bekerja sama dengan baik,” kata dia

Rois NU Jakarta Pusat, KH. Tarmudzi Abdullah merasa bangga karena dalam acara NU ini dapat menghadirkan tiga pejabat Johar Baru, yaitu Camat, Kapolsek dan Danramil.

Hal ini dapat menjadi contoh sinergitas antara ulama dan umaro di Indonesia. Untuk mewujudkan bangsa besar ini antara ulama dan umaro tak bisa dipisahkan.

Sebagai bangsa dan sebagai umat, sinergisitas dan kebersamaan antara keduanya (ulama dan umaro) dimana umaro diwakili oleh pemerintah dan penjaga keamanan, dengan umat yang mentaati aturan-aturan yang dibuat pemerintah, maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar.

“Nahdlatul Ulama adalah kebangkitan para ulama. Pesan kami, karena ini Nahdlatul Ulama, yang terpilih nanti benar-benar ulama. Reorganisasi kepengurusan NU ini akan dilaksanakan se-Jakarta Pusat,” tukasnya. (Ind)

Loading...

Tinggalkan Balasan