Kecamatan Baros Gelar Musrenbang

istimewa

SERANG – Kecamatan Baros Kabupaten Serang melakukan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk penguatan pembangunan berkelanjutan dalam mewujudkan daerah yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan, Selasa (16/02/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri diantaranya Bapeda, Kabid fisik Fredi, Camat Baros Basuki, Kapolsek AKP R Siahaan, Muspika Kapt Inf Suripto, Ketua PSPP KH Mustofa, 14 Kepala Desa se-Kecamatan Baros, Ketua BPD, LPM, Kader PKK, Karang Taruna.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutanya, Camat Baros menyampaikan, akan memprioritaskan usulan untuk tahun 2022 dan akan ada Pilkades tahun ini hanya dua Desa di Kecamatan Baros.

“Antaranya Desa Tejamari dan Desa Panyirapan,” ujar Basuki.

Ia menambahkan, juga akan ada pelebaran jalan untuk wilayah Baros, jika belum selesai nanti terkait pembayaran jangan digusur dulu, itu usulan saya kepada pihak Dinas Provinsi.

“Dengan mengucap Bismilah saya membuka acara musrenbang ini,” tambahnya.

Sementara, Kapolsek Baros AKP R Siahaan menyampaikan, tetap utamakan prokes dan berharap mudah-mudahan cepat berlalu
Virus wabah Corona ini.

“Terkait dengan keamanan, saya ingin Baros ini aman dan kondusif, saya mengharapkan kerja sama dengan warga masyarakat Baros ini, laporkan kalau banyak kejadian-kejadian yang meresahkan dan merugikan. Jangan sungkan kami siap menjembatani pelayanan masyarakat, dan terima kasih juga kepada rekan-rekan pers yang telah membantu untuk informasi publiknya,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Muspika Kapten Infanteri Suripto mengatakan, untuk priyoritas 2021 terkait infrastuktur adalah Desa Cisalam, yang akan dilaksanakan tahun ini dengan panjang 1.500 Meter TMMD, yang nanti akan melaksnakanya.

Fredi, selaku Bapeda menyampaikan, mau dibawa kemana nanti tahun 2022 proses pelaksanaan pembangunan ini, karena RKPDes yang sudah disepakati di Desa pada hari ini itu yang akan kita akomodir sesuai usulan yang sudah disepakati.

“Desa juga harus mau memperioritaskan bersama kecamatan. Karena Baros ini perkotaan, segala sarana pendidikan, kesehatan, serta air bersih itu harus higienis,
Serta rumah tidak layak huni,
Baros harus bisa terkafer dan tercatat, harus peduli terhadap masyarakat,” tegasnya.

Untuk Kecamatan Baros, 2022 termasuk masih kumuh untuk infrastukturnya, karena jalan Kabupaten sisa hanya tinggal 10 kilometer, kita juga akan melaksanakan Musrenkab untuk 2022.

“Buat apa kantor mewah kalau jalan Kabupaten masih kumuh. Jika nanti Desa mengusulkan itu harus yang prioritas, misalnya ada sarana, pendidikan, kesehatan, pemerintahan dan perekonomian pertanian. Juga terkait bantuan Covid-19, arahkan masyarakat untuk pelatihan, jangan tergantung kepada bantuan, takut nanti kalou, Covid-19 selesai, masyarakat tidak dapat apa-apa,” tuturnya

Di lain sisi kasie Pembangunan Kecamatan Baros, Maman sudirman menyampaikan, terkait isu – isu strategis masyarakat, Kecamatan Baros, dalam hal pembangunan Fasilitas Umum (Fasum), Kecamatan Baros yaitu menginginkan terwujudnya pembangunan alun -alun Kecamatan, agar segala bentuk kegiatan olah raga, maupun kegiatan yang lainya bisa dilasanakan,

“Kalau sudah mempunyai wadah tersebut menyangkut kasi tata pemerintahan umum, Kecamatan Baros harapan saya kepada Dinas Pemerintahan di Kabupaten Serang, coba melirik terkait fasilitas kantor Kecamatan karena kondisinya banyak kekurangan dan tidak layak untuk memfasilitasi pelayanan masyarakat Baros,” kata dia.

“Dengan kesadaran masyarakat untuk sampah yang belum dikelola, secara aktif karena belum terpenuhinya tempat pembuangan sampah alias bank sampah. Saya ingin semua ini terwujud dan jangan dibiarkan terbengkalai dari tahun sampai tahun berikutnya belum terwujud juga,” sambungnya. (Herman)

Loading...

Tinggalkan Balasan