Keluar Dari “Pesantren”, Roy Kiyoshi Akui Tak Mudah Untuk Bangkit

Roy Kiyoshi (istimewa)

JAKARTA – Presenter Roy Kiyoshi bebas dari tempat rehabilitasi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, pada Selasa (6/10) lalu. Dia bebas setelah lima bulan menjalani proses rehabilitasi.

Tidak mudah bagi Roy untuk bangkit lagi dalam karirnya setelah tersandung kasus penyalahgunaan narkotika. Hal itu diakuinya ketika ditemui di Kawasan Jakarta Utara, Sabtu (12/12/2020).

Bacaan Lainnya

“Susah juga buat bangkit. Awalnya enggak PD (percaya diri), namanya keluar dari pesantren dalam tanda kutip (RSKO). Ketika keluar, masyarakat mau terima gua lagi enggak, mereka enjoy enggak dengan penampilan aku,” terang Roy Kiyoshi.

Hal semacam itulah yang muncul dalam benak Roy Kiyoshi ketika ingin memulai lagi karirnya di industri hiburan Tanah Air. Beruntung, kekhawatirannya itu tidak menjadi kenyataan.

“Ternyata setelah keluar aku masih ditungguin, masih pada banyak (masyarakat) yang nungguin aku,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Roy Kiyoshi menjalani rehabilitasi karena dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus penyalahgunaan narkotika.

Dia dibekuk pada 6 Mei 2020 di kediamannya, di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Pada saat itu, polisi mengamankan barang bukti 21 butir psikotropika jenis diazepam dan dumolit. Roy Kiyoshi mengaku membeli obat tersebut tanpa resep dokter karena stres dan sulit tidur. (Ind)

Loading...

Tinggalkan Balasan