PKL Tutupi Trotoar di Belakang Museum Tekstil

Istimewa

JAKARTA – Deretan Pedagang Kaki Lima (PKL) menempati bahu jalan dan trotoar di kawasan Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat, tepatnya di belakang Museum Tekstil.

Sejumlah PKL yang menempati di trotoar itu hampir seluruhnya mulai beroperasi dari pagi hingga malam hari.

Bacaan Lainnya

Akibatnya, sejumlah pejalan kaki yang melintasi jalan tersebut terpaksa harus berjalan di bahu jalan karena terhalangi ada deretan PKL tersebut.

Andi, warga sekitar mengatakan, dirinya terganggu dengan PKL di trotoar tersebut, menurutnya sangat tidak tepat jika fasilitas publik digunakan untuk berjualan.

Ia mengatakan, kenapa harus ada trotoar bagi pejalan kaki, kalau pada akhirnya ditempati oleh sejumlah warga yang berjualan di trotoar.

“Bongkar saja (PKL) kalau (trotoar) tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, bahkan ada penjual obat keras jenis Tramadol dan Eximer berkedok warung klontongan.

“Ada juga yang jual obat Tramadol dan eximer berkedok warung klontongan,” katanya.

Ia menegaskan, seharusnya pemerintah dalam hal ini Satpol PP Jakarta Barat bisa menertibkan para PKL tersebut

“Kami masyarakat kecil yang ingin kenyamanan juga,” ujarnya. (Tim)

Loading...

Tinggalkan Balasan