Polres Jakpus Kejar  Mafia Tanah di Kemayoran

Istimewa

JAKARTA – Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat tengah memburu dalang dari aksi premanisme di kawasan Bungur Besar No. 50, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalang tersebutlah yang menyuruh sekitar 27 orang menduduki lahan bersengketa.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin menjelaskan, dalang tersebut berinisial AL dan sampai saat ini masih diburu keberadaannya.

Bacaan Lainnya

“AL ini mafia tanah. Ia meminta para pelaku mengintimidasi warga, memasang seng pembatas, kemudian melakukan pentutupan akses jalan,” ujar dia, Kamis (11/3/2021).

AL juga mengeluarkan biaya operasional kepada puluhan orang yang menduduki lahan tersebut sebesar Rp1,5 juta. Ia pun berharap, AL menyerahkan diri ke Mapolres Metro Jakarta Pusat sebelum ditindak tegas dan terukur oleh amggotanya.

“Pelaku utama ini ada satu orang, tapi pelaksana di lapangan ada 2 kelompok. Saya minta kepada oknum atau orang yamg mendanai premanisme atau dugaan mafia tanah ini, segera menyerahkan diri Kami akan melakukan penangkapan,” jelas dia.

Jika menyerahkan diri AL bakal dijerat dengan pasal 335 KUHP tentang barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain diancam 1 tahun penjara. (Ind)

Loading...

Tinggalkan Balasan