Polsek Tambora Mediasi Pedagang Buah yang Berselisih Pahan

Mediasi pedagang buah antara H Amar dan H Komun oleh Panit Bimas Polsek Tambora, Iptu Iwan Gunawan ditemani Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Lima Aiptu Ressy dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Angke Aiptu Sriyono di Pospol Jembatan Lima, Senin (8/3/2021).
Mediasi pedagang buah antara H Amar dan H Komun oleh Panit Bimas Polsek Tambora, Iptu Iwan Gunawan ditemani Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Lima Aiptu Ressy dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Angke Aiptu Sriyono di Pospol Jembatan Lima, Senin (8/3/2021).

Jakarta – Polsek Tambora melalui Panit Bimas, Ipda Iwan Gunawan ditemani Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Lima, Aiptu Ressy dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Angke Aiptu Sriyono melakukan mediasi pedagang buah Pasar Angke, Tambora Jakarta Barat yang berselisih paham antara H Amar dan H Komung di Pospol Jembatan Lima, Senin (8/3/2021).

Atas perintah Kapolsek Tambora, Kompol Moh Faruk Rozi, Ipda Iwan, Aiptu Ressy dan Aiptu Sriyono akhirnya dapat mendamaikan kedua pedagang buah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah kami sudah melakukan mediasi yang hasilnya perdamaian kedua belah pihak yang berselisih paham,” ujar Ipda Iwan di Pospol Jembatan Lima, Senin (8/3/2021).

Meski mediasi berlangsung alot, para polisi senior tersebut terlihat dengan sabar mencoba mendamaikan kedua pedagang buah tersebut.

Perlu diketahui, mendamaikan warga yang berselisih paham oleh aparat kepolisian ini atau biasa dikenal dengan problem solving ini memang sesuai dengan Surat Edaran Kapolri No.8 tahun 2018 tentang penerapan keadilan restoratif (restorative justice) yang mengedepankan perdamaian ketimbang langkah hukum berupa saling melaporkan.(mw)

Loading...

Tinggalkan Balasan