Tak Terima Berita Hoax, Aparatur Desa Munjul akan Laporkan Pencemaran Nama Baik

Istimewa

TANGERANG – Diduga menyebarkan informasi hoax dan mencemarkan nama baik Desa munjul di media online, Erik salah satu Aparatur Desa Munjul, Kabupaten Tangerang terpaksa akan membawa masalah ini kerana hukum.

“Hari ini saya mewakili Aparatur Desa Munjul akan melaporkan atas pencemaran nama baik Desa Munjul di media online dalam pemberitaannya di minggu-minggu ini,” kata erik kepada awak media, Kamis (11/03/2021).

Bacaan Lainnya

Aduan tersebut berawal dari cuitan di media online yang bertuliskan “Dugaan penyelewengan Dana BLT DD di Pemerintah Desa Munjul.”

Menurut Erik, dari 9 orang yang membuat surat pernyataan kepada salah satu LSM di Desa Munjul belum pernah mendapatkan bantuan BLT DD.

7 orang diantaranya tidak terdaftar namanya didata penerima BLT DD desa. Dan 2 orang yang namanya terdaftar didata penerima BLT DD Desa sudah mendapatkan BLT tersebut. Namun beliau membuat surat pernyataan tidak pernah mendapatkan BLT DD, itupun surat pernyataan bukan beliau yang buat (Dibuatkan dan ditanda tangankan)

“Dijelaskannya, ibu Hani warga Kp leungsir RT 04/01 dan ibu Yuliawati warga Kp. leungsir Rt 003/001, saat ditemui di rumahnya mengatakan tidak membuat surat pernyataan kepada salah satu LSM

“Nenek udah tua, sekolah aja tidak, nenek tidak bisa baca dan tulis,” ujar ibu Hani kepada aparatur Desa Munjul.

Begitu juga ibu yuliawati saat ditemui di tempat terpisah membenarkan tidak membuat surat pernyataan dan tanda tangan di surat tersebut.

Untuk itu. lanjut erik, terkait dugaan tuduhan 7 warga belum mendapatkan dana BLT DD, dengan jelas namanya tidak terdaftar didata penerima BLT DD Desa.

“Kedepannya kami aparatur Desa Munjul meminta pihak RT untuk mendata ulang dari ketujuh orang yang belum mendapatkan bantuan BLT DD dan merekomendasikan warganya mana yang layak mendapatkan bantuan BLT DD tersebut,” tutupnya. (Tim)

Loading...

Tinggalkan Balasan