Jakarta | Indonesian Post – Kehadiran ChatGPT dan teknologi AI kini mulai mengubah cara masyarakat Indonesia bekerja dan belajar. Banyak perusahaan dan lembaga pendidikan memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi, mengotomatisasi tugas rutin, dan mempermudah proses pembelajaran daring.
Rizky Ahmad, CEO salah satu startup AI lokal, mengatakan, “Teknologi AI bukan menggantikan manusia, tetapi membantu mereka fokus pada pekerjaan yang lebih strategis dan kreatif.” Di sektor pendidikan, guru dan dosen menggunakan AI untuk membuat materi interaktif, menilai tugas secara otomatis, dan memberikan feedback lebih cepat kepada siswa.
Menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), lebih dari 40% pekerja digital di Indonesia kini sudah menggunakan AI sebagai bagian dari pekerjaan sehari-hari. Hal ini mendorong transformasi digital di perusahaan skala kecil hingga besar, serta membuka peluang baru bagi startup yang menyediakan solusi AI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski membawa banyak manfaat, pakar teknologi mengingatkan bahwa penggunaan AI harus disertai literasi digital yang baik agar risiko kesalahan dan penyalahgunaan data dapat diminimalkan. Pemerintah juga tengah merancang regulasi terkait AI untuk memastikan inovasi tetap aman dan bermanfaat bagi masyarakat.






