JAKARTA | Indonesian Post – Warga mengeluhkan lambannya pelayanan pertanahan di Kantor ATR/BPN Jakarta Barat. Mereka menilai pergantian petugas yang terlalu sering membuat proses pengurusan sertifikat tanah berjalan lambat dan tidak pasti.
Seorang warga mengajukan berkas sertifikat sejak tahun lalu. Hingga kini, ia belum menerima kepastian penyelesaian. Ia beberapa kali datang ke kantor BPN Jakarta Barat untuk menanyakan perkembangan berkasnya.
“Sudah hampir setahun. Setiap saya datang, petugasnya selalu berbeda. Petugas lama pindah, petugas baru harus mempelajari berkas lagi. Prosesnya jadi mundur,” ujarnya, Selasa (10/2).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga lain menyampaikan keluhan serupa. Ia harus menjelaskan ulang kronologi berkas setiap kali petugas berganti. Padahal, petugas sebelumnya sudah menyatakan dokumen lengkap.
“Petugas sering berganti. Yang baru mengaku belum tahu posisi berkasnya. Kadang menyuruh saya menunggu, kadang meminta saya datang lagi minggu depan. Saya tidak pernah mendapat kepastian,” katanya.
Pergantian petugas membuat alur pelayanan tidak berjalan efektif. Setiap petugas baru membutuhkan waktu untuk memahami berkas yang masuk. Akibatnya, penyelesaian sertifikat semakin lama.
“Kami hanya meminta kepastian waktu. Kalau proses memang lama, petugas seharusnya menyampaikan secara jujur dan jelas,” kata warga lain yang juga hampir setahun mengurus sertifikat.
Warga berharap Kantor BPN Jakarta Barat menjaga kesinambungan pelayanan meski terjadi mutasi pegawai. Mereka meminta petugas memastikan proses pengurusan sertifikat tetap berjalan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, Kantor ATR/BPN Jakarta Barat belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.






