Bandung Barat | Indonesian Post – Bencana tanah longsor menerjang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut semalaman, Senin dini hari, 26 Januari 2026. Sejumlah rumah warga tertimbun material longsor. Sepuluh orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Longsor terjadi secara tiba-tiba di kawasan perbukitan. Tanah, bebatuan, dan pepohonan runtuh dari lereng dan menghantam permukiman di bawahnya. Warga tidak sempat menyelamatkan diri ketika material longsor datang dengan cepat.
Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Pencarian korban dilakukan sejak pagi hari dengan peralatan terbatas. Medan berat dan kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan utama petugas di lapangan.
“Kami berpacu dengan waktu. Risiko longsor susulan masih tinggi,” kata seorang petugas evakuasi.
Proses pencarian sempat dihentikan sementara akibat hujan deras dan jarak pandang terbatas. Hingga saat ini, petugas masih berupaya menembus timbunan tanah secara manual karena alat berat belum bisa masuk ke titik longsor.
Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat bencana. Posko pengungsian dibuka untuk menampung warga terdampak. Bantuan logistik darurat mulai disalurkan, termasuk makanan siap saji dan perlengkapan kebutuhan dasar.
Warga yang tinggal di wilayah rawan longsor diminta segera mengungsi ke tempat aman. Aparat mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi longsor susulan selama hujan masih mengguyur wilayah Bandung Barat.