JAKARTA | Indonesian Post – Presiden Prabowo Subianto memaparkan arah kebijakan dan visi pembangunan ekonomi Indonesia dalam forum ekonomi global yang digelar di Davos, Swiss, pada akhir Januari 2026. Forum ini dihadiri para pemimpin negara, pelaku usaha, dan investor internasional dari berbagai negara.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global. Ia menilai stabilitas nasional menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan investor.
“Indonesia terbuka terhadap kerja sama yang adil dan saling menguntungkan,” kata Prabowo di hadapan peserta forum.
Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan memperkuat sektor industri nasional melalui hilirisasi sumber daya alam, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta efisiensi anggaran negara. Pemerintah juga berkomitmen memperbaiki tata kelola dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.
Selain isu ekonomi, Prabowo menyoroti pentingnya ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas strategis nasional. Kedua sektor tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum internasional tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Indonesia di panggung global serta membuka peluang kerja sama dan investasi baru.