Klaim Asuransi Tak Dicairkan Panin Dai-ichi Life

Jakarta – Santolius Buulolop, pemegang polis asuransi jiwa dari perusahaan asuransi PT Panin Dai-ichi life dengan nomor polis: 20180094xx mengeluhkan atas penolakan klaim asuransi jiwa yang diajukan beberapa waktu lalu.

Padahal, diakuinya semenjak polis disetujui, ia rutin membayar premi bulanan Rp1,1 juta setiap bulan sampai tertanggung yaitu ayahnya bernama Bazawanolo Buulolo meninggal dunia kepada penanggung yaitu perusahaan asuransi PT Panin Dai-ichi Life.

Adapun alasan penolakan yang dari Panin Dai-ichi Life, menurutnya tidak fair dan terkesan seperti sengaja mencari-cari kesalahan, agar klaim tak dikabulkan.

Seperti diantaranya, jelasnya kepada wartawan, ada dua alasan, pertama, adanya penulisan kota tanda tangan yaitu di Medan, dan menandatangani di Nias.

Menurutnya, pihak asuransi tahu itu, karena itu saat pengajuan asuransi, di formulir tertulis seperti itu sebelum polis disetujui.

Alasan kedua, adanya contreng, pendapatan atau penghasilan Rp300-Rp500 juta per tahun, namun setelah mereka meneliti, penghasilan hanya Rp3,2 juta per bulan. Ini juga menurutnya, alasan mengada-ada.

Andai, katanya, misalnya dirinya pengangguran, kan premi tetap dibayar. Demikian sebaliknya, kalau misalnya, penghasilannya Rp1 miliar per tahun, apakah itu juga dibuat alasan pihak asuransi?

Santolius berharap, pihak asuransi segera membayar klaim polis yang diajukan atau akan menggandeng pengacara menuntut secara pidana dan perdata PT Panin Dai-ichi Life.(tim)

Loading...

Tinggalkan Balasan