Mendengar Sang Ayah Di-PHK, Seorang Pemuda Datangi Gedung G4S

Gonim Rahadian, anak seorang buruh yang menyuarakan nasib ayahnya yang baru di-PHK, Jum'at, 13/05/2022.

Jakarta – Datangi Gedung PT. G4S yang berada di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Seorang pemuda suarakan nasib pemberhentian hak kerja (PHK) yang dialami orangtuanya, pada Jum’at (13/05).

Muhammad Gonim menyebut aksinya itu adalah suatu bentuk keprihatinannya terhadap nasib ayahnya, Wahyu Hidayat (49) yang telah diberhentikan sejak 1 April 2022, lalu oleh PT. G4S.

“Dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dijelaskan tidak dapat melakukan PHK secara sepihak, yang mana harus ada perundingan terlebih dahulu, antara ayah saya, Wahyu Hidayat dengan pihak perusahaan” Kata Gonim.

Gonim berharap apa yang menjadi keputusan dari pihak perusahaan tersebut bisa diperhitungkan secara matang, sesuai dengan regulasi yang ada.

“Pasal 155 ayat 1 menerangkan pemutusan hak kerja tanpa penetapan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 155 ayat 3, batal demi hukum. Karena tidak adanya perundingan antara ayah dengan pihak perusahaan,”. Terang Gonim.

Dalam aksinya, Gonim juga terlihat membawa kertas putih dengan tulisan tinta berwarna merah yang bertuliskan “Ayah saya salah satu diantara banyaknya pekerja yang dipecat secara sepihak oleh PT. G4S!!!”

Loading...

Tinggalkan Balasan