Pakai Barang Bekas, Proyek Pembangunan SPAL-DT di Kota Serang Disoal

Kolase: Sarang tawon IPAL yang terbuat dari botol bekas air mineral (kiri), Papan informasi pekerjaan SPAL-DT di Kota Serang, Banten

KolaseSerang – Proyek pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) di Link Bojong Salam, RT 001 RW 03, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten disoal. Pasalnya dalam pekerjaan tersebut menggunakan barang bekas berupa botol bekas air mineral.

Diketahui, proyek dengan anggaran sebesar Rp530 juta lebih tersebut dikerjakan KSM Al Huda.

Pantauan indonesian Post, ratusan botol bekas air mineral tersebut terlihat diikat untuk dijadikan honeycomb/sarang tawon yang digunakan sebagai rumah bakteri.

“Iya itu (botol bekas-red) akan dipakai untuk sarang tawon IPAL, ” tandas salah seorang pekerja.

Berbeda dengan pekerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dikerjakan di Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten. Dengan anggaran Rp362 juta lebih, jelas menggunakan honeycomb/sarang tawon pabrikan.

Dengan adanya hal ini, disinyalir pekerjaan yang berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkot Serang tidak diawasi.

Diharapkan kepada instansi terkait, baik Dinas PUTR maupun inspektorat agar melakukan kroscek pada pekerjaan tersebut.(HR)

Loading...

Tinggalkan Balasan