Pengawasan Pembangunan TPT Peningkatan Jalan Penghubung di Tanara Diduga Kurang Maksimal

Serang – Pembangunan peningkatan jalan penghubung Tanara dengan menggunakan APBD 2020-2021 dalam pelaksanaannya item pemasangan Tembok Penahan Tanah (TPT) belum habis masa kalender terlihat rusak dengan kondisi retak dan ada yang roboh.

Menurut Aminudin, Sekretaris LSM Komunitas Pemantau Korupsi (KPK) Perwakilan Banten, pihaknya terus mengawasi pekerjaan tersebut dari awal hingga saat ini.

“Kami terus mengawasi Proyek Peningkatan Jalan Penghubung Kecamatan Tanara Tahun 2020-2021. Dri awal pekerjaan dan sekarang masih dalam pelaksanaan yaitu pekerjaan Beton Jalan masih tersisa kurang lebih 2 KM yang belum dilaksanakan,” ujar Amin.

Terkait rusaknya hasil pekerjaan, Amin juga sudah melakukan konfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Serang agar pekerjaan tersebut bisa diperbaiki.

“Kami sudah konfirmasi terkait pekerjaan TPT yang retak dan ada juga yang Roboh ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Serang Bidang Bina Marga. Bilamana Konfirmasi kami nanti tidak ada perbaikan dan pembongkaran kembali yang rusak dan roboh, kami minta kepada Kabid Bina Marga untuk mengkaji ulang kembali kalau nanti pemeriksaan akhir pekerjaan,” tambah Amin.

Jangan sampai, lanjut Amin membeberkan, pekerjaan yang belum diperbaiki mengandalkan anggaran pemeliharaan. “Karena pemeliharaan adalah uang sisa 5 persen yang dicairkan untuk pekerjaan yang dikerjakan 95 persen,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Pekerjaan peningkatan Jalan Penghubung Tanara tahun (2020-2021) sebagai Penyedia Jasa Kontraktor PT Mahira Bangun Perkasa dengan nilai Anggaran Rp 24,75 miliar. Adapun sebagai pengawas konsultan PT Inkoneksi Izi Konsultan tertanggal kontrak 4 Mei 2020.

Amin berharap pengawasan pada proyek tersebut dimaksimalkan.

“Kami harapkan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang agar dimaksimalkan dalam pengawasan agar tidak terjadi adanya dugaan melawan hukum yang tentunya sangat merugikan uang Negara,” tandasnya. (herman)

Loading...

Tinggalkan Balasan